<-- "http://www.w3.org/TR/xhtml1/DTD/xhtml1-transitional.dtd"> “BOBOTOH PERSIB” DAN KONSTRUKSI IDENTITAS DI ERA DIGITAL | Hadi, M.Sc | Jurnal Masyarakat dan Budaya

“BOBOTOH PERSIB” DAN KONSTRUKSI IDENTITAS DI ERA DIGITAL

Aulia Hadi, M.Sc

Abstract


Mengikuti dinamika pendukung sepak bola dunia, keberadaan pendukung sepak bola mulai populer di Indonesia pada akhir abad XX. Dengan lebih dari 5 juta anggota, bobotoh Persatuan Sepak Bola Indonesia Bandung (Persib) tampaknya menjadi pendukung tim sepak bola terbesar di Indonesia. Tulisan ini menggambarkan dinamika bobotoh Persib dari tahun 1990an hingga tahun 2000an dengan berfokus pada konstruksi identitas di era digital. Tulisan ini berargumen bahwa bobotoh Persib tidak saja memberikan ruang bagi terciptanya sebuah identitas yang mengakar pada tempat (Bandung), tetapi juga etnisitas (kesundaan). Era digital memberikan ruang yang lebih luas bagi bobotoh Persib untuk menegosiasikan kembali dirinya. Bobotoh Persib di era digital me(re)konstruksi sebuah identitas proyek yang merepresentasikan orang sunda lokal, pendatang di Kota Bandung maupun pendukung Persib secara umum, yang terhubung dengan masyarakat global.
Kata Kunci: bobotoh Persib, sepak bola, pendukung, digital, identitas

Full Text:

PDF (Indonesian)

References


Aji, R.N. Bayu. (2010). Tionghoa Surabaya dalam Sepak Bola. Yogyakarta: Penerbit Ombak.

Altruism, Y. (2014). Bus Bobotoh Hancur Dilempari Jakmania. Diunduh dari http://www.kompasiana.com/yoezron/bus-bobotoh-hancur-dilempari-jakmania_54f94022a33311f1068b4b04.

Anderson, B. (1983). Imagined Communities. London & New York: Verso.

Aweuu. (Tanpa Tahun). Sejarah Berdirinya “Flower City Casual (FCC)”. Diunduh dari http://www.kaskus.co.id/thread/5254ac6bfcca17504f000004/sejarah-berdirinya -quotflower-city-casualquot-fcc/ pada 1 September 2016.

Bahri, A.P. Saeful. (2015). The Bombs Berubah Jadi Yayasan (5 Januari). Diunduh dari http://bola.inilah.com/read/detail/2167463/the-bombs-berubah-jadi-yayasan pada 1 September 2016.

Bairner, A. (2009). National sports and national landscapes: In defence of primordialism. National Identities, 11 (3), 223-239.

Best Football (Soccer) Clubs of 2015. Diunduh dari http://www.thetoptens.com/2015-football-soccer-clubs/ pada 1 Agustus 2016.

Brown, A. (Ed.). (2002). Fanatics! Power, Identity, and Fandom in Football. London & New York: Routledge.

Castells, M. (2010). The Power of Identity 2nd Edition. Malden & Oxford: Wiley-Blackwell.

Cerulo, K.A. (1997). Identity construction: New issues, new directions. Annual Review of Sociology, 23, 385-409.

Daniel, W. (2012). Punya 5.3 juta fans, Persib pede jual saham di bursa. Diunduh dari http://finance.detik.com/read/2012/03/13/143228/1865986/6/punya-53-juta-fans-persib-pede-jual-saham-di-bursa (13 Maret) pada 1 Agustus 2016.

Demi Tiket Persib, Bobotoh Asal Garut Ngendong di Bandung. (2015). Diunduh dari http://www.republika.co.id/berita/sepakbola/liga-indonesia/15/10/18/nwdozq348-demi-tiket-persib-bobotoh-asal-garut-ngendong-di-bandung pada 1 September 2016.

Dilight. (Tanpa Tahun). Hooligan Eropa Tanah Sunda (Flower City Casuall). Diunduh dari http://www.kaskus.co.id/thread/514fc31905346a5904000004/hooligan-eropa-tanah-sunda-flowers-city-casuall/ pada 1 September 2016.

Erianto, D. (2016). Persib nyawa “bobotoh”. Diunduh dari http://print.kompas.com/baca/2016/03/16/Persib-Nyawa-Bobotoh (16 Maret) pada 1 April 2016.

Fanpage Flower City Casual. (Tanpa Tahun). About Story. Diunduh dari https://www.facebook.com/pg/Flower-City-Casual-457378564290031/about/ ?ref=page_internal pada 1 September 2016.

Guschwan, M. (2013). Review of Football Fascism and Fandom: The UltraS of Italian Football. Sociology of Sport Journal, 30, 223-226.

Hamkamijaya, Denny. (2012). Damailah Bobotoh. Diunduh dari http://www.kompasiana.com/dehamka/damailah-bobotoh_551aabeda33311eb21b6 5917 pada 1 September 2016.

Hanifan, A.F. & Herfiyana, N. (2014). Persib Undercover. Bandung: Tiga Buku.

Hardi, E.P. (2014). Persib vs Persipura, 6000 bobotoh serbu Palembang. Diunduh dari http://m.tempo.co/read/news/2014/11/06/099619933/Persib-Vs-Persipura-6000-Bobotoh-Serbu-Palembang (6 November) pada 1 Agustus 2016.

Hobsbawm, E. (1983). Introduction: Inventing traditions. Dalam E. Hobsbawm & T. Ranger (Eds.). The Invention of Tradition (hlm. 1-14). Cambridge: Cambridge University Press.

Horsley, R. (2005). Men’s Lifestyle Magazines and the Construction of Male Identity (Doctoral Dissertation). University of Leeds, Leeds. Diunduh dari http://www.artlab.org.uk/horsley-phd.pdf pada 1 Agustus 2016.

Jenkins, R. (2008). Social Identity 3rd Edition. Oxon & New York: Routledge.

Kennedy, E.S. (2014). Sepak Bola Seribu Tafsir. Yogyakarta: Indie Book Corner.

Knijnik, J. (2016). Imagining a multicultural community in an everyday football carnival: chants, identity and social resistance on Western Sydney terraces. International Review for the Sociology of Sport. 1-19.

Kristanto, A.B. (2015). Musim Sang Juara. Bandung: Tatali News Cooperation Publishing.

Kristanto, A.B. (2016). Sejarah singkat Persib Bandung dari masa ke masa. Pikiran Rakyat (30 Maret). Diunduh dari http://www.pikiran-rakyat.com/persib/2016/03/30/365288/sejarah-singkat-persib-bandung-dari-masa-ke-masa.

Lee, T.K. (2008). Constructing Consumerist Masculinites: Men’s Lifestyle Magazines in Contemporary China. Makalah disampaikan dalam 17th Biennial Conference of the Asian Studies Association of Australia in Melbourne (1-3 Juli). Diunduh dari http://artsonline.monash.edu.au/mai/files/2012/07/tracyklee.pdf pada 1 Agustus 2016.

McFarland, A. (2007). Building a mass activity: Fandom, class and business in early Spanish football. Soccer & Society, 8 (2-3), 205-220.

Muse, E. (2011). ‘The event of space: Defining place in a virtual landscape’. dalam A. Ensslin & E. Muse (Eds.). Creating Second Lives: Community, Identity and Spatiality as Constructions of the Virtual. New York & London: Routledge.

Nuralam, C. (2014). 5 Bentrokan terakhir Jakmania dan Viking. (bolaliputan6.com, 9 Agustus). Diunduh dari http://bola.liputan6.com/read/2088594/5-bentrokan-terakhir-jakmania-dan-viking pada 10 Agustus 2016.

Perdana, P.P. (2014). Ridwan Kamil minta bobotoh seluruh dunia berkumpul. Diunduh dari http://regional.kompas.com/read/2014/11/16/18384521/Ridwan.Kamil.Minta.Bobotoh.Seluruh.Dunia.Berkumpul. Pada 1 Agustus 2016.

Perkasa, P. Aditya. (2015). Ultras BF33 Pendukung Persib Tiru Gaya Suporter Italia. Diunduh dari https://www.merdeka.com/sepakbola/ultras-bf33-pendukung-persib-tiru-gaya-suporter-italia.html (23 November) pada 1 September 2016.

Pilz, Gunter A. & Wölki-Schumacher, F. (2010). Overview of the ultra culture phenomenon in the council of Europe member states in 2009. International Conference on Ultras (18 January) yang diselenggarakan oleh Council of Europe. Diunduh dari http://www.coe.int/t/dg4/sport/Source/T-RV/T-RV_2010_03_ EN_background _doc_Prof_PILZ.pdf pada 1 September 2016.

Redhead, S. (2009). Hooligan writing and the study of football fan culture: Problems and possibilities. Nebula 6 (3), 16-41.

Sasiereun Sabeunyeureun Pikeun Sunda. (2013). Kamus Basa Sunda (Bobontot-Boléd). Diunduh dari http://sasieureun-sabeunyeureun-pikeun-sunda.blogspot.co.id/2013/ 04/kamus-basa-sunda-bobontot-boled.html pada 1 Agustus 2016.

Satjadibrata, R. (1954). Kamus Sunda. Jakarta: Balai Poestaka.

Satjadibrata, R. (2011). Kamus Sunda-Indonesia. Bandung: Kiblat Buku Utama.

Shobe, H. (2008). Place, identity and football: Catalonia, Catalanisme and Football Club Barcelona, 1899–1975. National Identities, 10 (3), 329-343.

Stone, C. (2007). The role of football in everyday life. dalam S. Brown (Ed.). Football Fans around the World: From Supporters to Fanatics (hlm. 7-22). New York: Routledge.

Stone, C. (2007). The Role of Football in Everyday Life. Soccer & Society, 8 (2-3), 169-184.

Tapscott, D. (2009). Grown Up Digital. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.

Taufik, M. (2012). Bobotoh elemen penting Persib. Diunduh dari http://soccer.sindonews.com/read/693525/58/bobotoh-elemen-penting-persib-1354417057 (2 Desember) pada 1 Agustus 2016.

Triastopo, Y. (2015). Berjayalah the Bombs Sukabumi (28 Januari). Diunduh dari http://bola.inilah.com/read/detail/2173597/berjayalah-the-bombs-sukabumi pada 1 September 2016.

Who is Persib Bandung… And Why Are They Ranked Number One. Diunduh dari http://www.thetoptens.com/best-football-soccer-club/5374.asp pada 1 Agustus 2016.

Wisata Bandung. (2014). Di Balik Peran Bobotoh: Persib sebagai Kebanggaan, Harga Diri, dan Hati. Diunduh dari http://www.wisatabdg.com/2015/02/memaknai-makna-bobotoh-sebagai.html pada 1 Agustus 2016.

Yadi, Irvan Beka. (2012). Sejarah Lahirnya Viking Persib Fans Club. Diunduh dari http://www.viva.co.id/bola/read/322273-sejarah-lahirnya-viking-persib-fans-club (7 Juni) pada 1 September 2016.




DOI: http://dx.doi.org/10.14203/jmb.v19i1.434

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright Jurnal Masyarakat dan Budaya

Pusat Penelitian Kemasyarakatan dan Kebudayaan - Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (P2KK-LIPI) Widya Graha Lantai VI & IX Jl. Jend. Gatot Subroto No.10 Jakarta Selatan 12710