<-- "http://www.w3.org/TR/xhtml1/DTD/xhtml1-transitional.dtd"> KEBIJAKAN NEGARA TERHADAP PRT MIGRAN DI INDONESIA: TELAAH GENDER DAN HUBUNGAN INTERNASIONAL | Soetjiptio | Jurnal Masyarakat dan Budaya

KEBIJAKAN NEGARA TERHADAP PRT MIGRAN DI INDONESIA: TELAAH GENDER DAN HUBUNGAN INTERNASIONAL

Ani Soetjiptio

Abstract


Kajian tentang tentang PRT (Pekerja Rumah Tangga) migran sudah banyak dibahas lewat beragam analisa sosial, analisa politik maupun analisa ekonomi. Dalam ilmu hubungan internasional kajian tentang PRT migran dapat di analisa lewat beragam perspektif. Selain melalui perspektif ekonomi politik internasional, kajian tentang PRT migran dapat juga dibahas dengan teori migrasi internasional. Tulisan ini akan membahas dan mengkaji masalah PRT migran di luar negeri melalui perspektif gender dan feminisme dan juga persilangannya dengan lensa ekonomi politik internasional dan migrasi internasional. Perspektif gender dan feminisme melihat bahwa pengalaman personal perseorangan sangat terkait erat satu sama lain dengan situasi global dan struktur internasional. Melalui pisau analisa tersebut dijelaskan mengapa perempuan dari negara dunia ketiga seperti Indonesia, Filipina, dan Bangladesh terlempar ke pasar kerja global, sebagian besar tersegmentasi dalam lapangan kerja yang berupah rendah, dan minim perlindungan. Selain itu juga sebagian besar berada dalam sektor informal sebagai PRT, yang mempunyai ciri sering terisolasi serta seringkali mengalami eksploitasi dan diskriminasi yang berlapis lapis. Lewat tulisan ini diharapkan kita tidak hanya bisa memahami peta persoalannya dengan lebih jeli mengenai persoalan buruh migran perempuan Indonesia tetapi juga sekaligus menelaah kebijakan negara terhadap PRT migran di era pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla saat ini. Tulisan ini akan terdiri dari tiga bagian. Bagian pertama adalah fenomena empirik situasi PRT migran Indonesia dengan berbagai persoalannya. Bagian kedua yaitu bagaimana kerangka pemikiran lensa feminisme dan persilangannya dengan ekonomi politik internasional serta migrasi internasional menyikapi persoalan PRT dan bagaimana isu tersebut diadvokasikan. Bagian terakhir adalah pembahasan mengenai persoalan PRT migran di Indonesia dengan menggunakan kerangka pemikiran tersebut.

Full Text:

PDF (Indonesian)


DOI: http://dx.doi.org/10.14203/jmb.v19i1.388

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright Jurnal Masyarakat dan Budaya

Pusat Penelitian Kemasyarakatan dan Kebudayaan - Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (P2KK-LIPI) Widya Graha Lantai VI & IX Jl. Jend. Gatot Subroto No.10 Jakarta Selatan 12710